memahami, maka akan dipahami

Foto Saya
ARABIC DEMOCRATIC UNION PARTY

Minggu, 27 November 2011

“Elemen-elemen Desain Pekerjaan”


Desain pekerjaan adalah fungsi penetapan kegiatan kerja seorang atau sekelompok karyawan secara organisasional.
Menurut Greenberg dan Baron (1996 : 163), job design adalah suatu pendekatan didalam suatu pekerjaan yang dilakukan dengan sedemikian rupa untuk memetik minat pekerja dengan mengadakan job enlargement yaitu praktek untuk memperluas isi daripada suatu pekerjaan yang meliputi jenis dan tugas dalam tingkat yang sama dan job enrichment yaitu praktek yang memberikan karyawan tingkat kebebasan yang lebih tinggi terhadap perencanaan dan pengorganisasian melalui implementasi kerja dan evaluasi hasil.
Tujuan Desain Pekerjaan untuk mengatur penugasan kerja supaya dapat memenuhi kebutuhan organisasi.
Beberapa hal penting dalam mendesain pekerjaan untuk pegawai :
-Signifikansi Tugas
-Keberagaman Tugas
-Penggunaan & Pengembangan Kemampuan

Elemen-elemen Desain Pekerjaan :
Menurut Handoko (2001:33) elemen-elemen desain pekerjaan adalah :
1.Elemen Organisasional
  -  Mekanistik
  -  Prosedur
  -  Ergonomi
2.Elemen Lingkungan
  -  Kemampuan dan Tersedianya Para Pegawai Potensial
  -  Harapan-Harapan Masyarakat
3.Elemen Keprilakuan
  -  Otonomi
  -  Task Variety
  -  Task Identity
  -  Task Significance
  -  Feedback

1.Elemen Organisasional
Elemen-elemen organisasional pada desain pekerjaan bersangkutan dengan efisiensi dan efektivitas. Untuk mencapainya, organisasi cenderung ke arah pendekatan :
-Mekanistik
Pendekatan ini mendekatkan efisiensi waktu, tenaga, biaya tenaga kerja, latihan dan pengembangan.
-Prosedur
Prosedur di dalam suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh sifat produk atau jasa. Produk atau jasa biasanya menentukan urutan dan keseimbangan pekerjaan-pekerjaan sehingga dibutuhkan prosedurdari suatu kegiatan.
-Ergonomi
Ergonomi merupakan cara-cara bagaimana pelaksanaan kerja yang ditetapkan.
 
2. Elemen Lingkungan
Para perancang pekerjaan tidak dapat mengabaikan pengaruh lingkungan eksternal. Pertimbangan elemen lingkungan berkaitan dengan aspek-aspek :
-Kemampuan dan Tersedianya Para Pegawai Potensial
  Pertimbangan efisiensi harus diselaraskan dengan kemampuan dan tersedianya pegawai yang akan melaksanakan pekerjaan.
-Harapan-harapan Masyarakat
  Hal-hal yang diharapkan masyarakat tidak sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

3. Elemen Keprilakuan
Elemen Keprilakuan berkaitan dengan pemberian beberapa aspek dari pekerjaan yang dapat memenuhi keinginan/motif manusia dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, berikut aspek-aspeknya :
-Otonomi
  Otonomi mempunyai pengertian bahwa sejauh mana seseorang melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab atas pekerjaannya.
-Task Variety
  Dengan variasi pekerjaan yang baik maka tingkat kebosanan  dalam melaksanakan tugas akan dapat ditekan.
-Task Identity
  Identitas pekerjaan merupakan ciri-ciri, jenjang atau tingkatan dan klasifikasi dari suatu pekerjaan.
-Task Significance
  Sejauh mana suatu pekerjaan mempunyai arti penting bagi rekan kerja atau orang lain.
-Feedback
  Bila pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan pegawai   memberikan umpan balik tentang seberapa baik pelaksanaan   pekerjaan mereka, maka para pegawai akan mempunyai   pedoman dan motivasi untuk melaksanakan perkerjaan dengan   lebih baik. Indeks untuk mengukur tingkat motivasi seseorang   yaitu Motivating Potential Score (MPS) :
⅓ (task variety + task identity + task significance) x otonomi x feedback

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar